• Maklumat Terkini Covid-19

    Klik untuk mendapatkan maklumat terkini berkaitan Covid-19 seperti jumlah kes baharu, kes sembuh baharu dan kematian baharu.

  • Facebook Fanpage

    Klik untuk mendapatkan perkongsian terus melalui fanpage. Terdapat sesetengah perkongsian yang hanya dibuat melalui fanpage sahaja.

  • Ciapan Twitter

    Klik untuk mengikuti kemaskini secara terus melalui twitter.

  • Youtube Channel

    Klik untuk menonton video tutorial beserta dengan penerangan terperinci di channel youtube.

  • Kisah 25 Rasul

    Bermula 4 May 2020, satu kisah nabi dari 25 Rasul akan dikongsi setiap hari dan dijangka akan tamat selepas Hari Raya Aidilfitri. Semoga kita semua mendapat manfaat.

Memaparkan catatan dengan label istagram. Papar semua catatan
Memaparkan catatan dengan label istagram. Papar semua catatan

1 Jun 2020

Juruteknik beli iPhone 11 harga RM22,750


Harga pasaran iphone 11 di Malaysia bermula sekitar RM3,000.00 melalui capaian google. Siapa yang tak terpikat bila ditawarkan dengan harga serendah RM1,350.00, separuh dari harga asal.

Harus diingat, tidak susah untuk mengesan penipuan online. 2 artikel berikut telah mengklasifikasikan ciri-ciri yang perlu anda perhatikan sebelum mengambil keputusan untuk meneruskan transaksi secara online. 


Platform e-commerce yang ada seperti Bukalapak, Tokopedia, Shopee, bahkan Instagram pun sangat memudahkan ketika ingin belanja sesuatu.  Namun, sayangnya tak semua online shop memiliki atau menjunjung tinggi kejujuran. Hal seperti inilah yang menjadikan orang berpikir dua kali ketika ingin belanja melalui online  shop.


Kali ini, Tekno Liputan6.com akan memberitahukan beberapa indikasi online shop yang tidak jujur, terutama di platform Instagram. Ciri-ciri kedai online yang melakukan penipuan;
1. Off comment
2. Testimoni dan bukti transfer
3. Ada Orang Pajak

Catat, Ini Ciri-Ciri Toko Online yang Melakukan Penipuan
Pautan : https://www.liputan6.com/tekno/read/3646027/catat-ini-ciri-ciri-toko-online-yang-melakukan-penipuan



Untuk menentukan apakah online shop tersebut trusted atau nggak, memang nggak gampang. Juga, kita nggak bisa menjamin produk mereka berkualitas dan autentik, bahkan nggak ada jaminan kalau barang pasti dikirim setelah kita melakukan pembayaran. Untuk meminimalisir kerugian, yuk, cek, beberapa ciri dari online shop penipu ini.

Ciri-ciri lain seperti berikut;
1. Biasanya, online shop penipu memasang harga lebih murah dibanding dengan yang ada di pasaran. Ada pun beberapa alasannya, seperti produk dibuat secara massal atau merupakan produsen, biasanya ini adalah trik penjual pakaian. Contoh trik lain adalah yang digunakan oleh penjual barang branded palsu, yaitu penjual merupakan member VIP dan mendapatkan potongan harga khusus.

2. Enggan memberi bukti. Dengan berbagai alasan, online shop penipu biasanya nggak berkenan jika kita meminta foto atau bukti keaslian barang. 

3. Enggan memperlihatkan wajah. Catat, ya, memang nggak semua online shop yang ‘tanpa wajah’ ini penipu. Tapi, untuk penjual yang mengaku produknya asli, dibeli sendiri atau dibawa langsung luar negeri, biasanya akan ada foto-foto mereka sedang traveling atau berada di store atau butik terkait. Atau, untuk produsen pakaian, biasanya mereka akan memperlihatkan keberadaan mereka di tempat produksinya. Serta, online shop bonafit juga sering menggunakan jasa model dan lainnya untuk meningkatkan kualitas.

4. Menjebak pembeli. Contoh yang paling sering terjadi, pelaku membalas komentar calon pembeli dengan meminta calon pembeli menghubungi nomor yang diberikan atau via DM.

5. Penjual dadakan. Nah, ini yang sedang banyak dilakukan oleh penjual masker dan hand sanitizer. Mereka memanfaatkan situasi yang ada untuk mencari keuntungan. Cirinya, bisa Anda lihat tanggal mereka mengunggah image. Jika mereka baru saja berjualan, ada kemungkinan ini adalah online shop penipu.

6. Mengganti nomor kontak. Pastinya, untuk ‘lari’ dari pembeli yang ditipu. 

6 Ciri Penipuan Online yang Wajib Diwaspadai
Pautan : https://www.ibupedia.com/artikel/keluarga/6-ciri-penipuan-online-yang-wajib-diwaspadai




Hanya artikel-artikel dari rakan negara jiran kita, Indonesia yang available buat semasa entri ni dibuat. Kurang lebih ja bahasanya, harap anda faham yer..


Kembali ke cerita juruteknik tadi, beliau telah melihat iklan berkenaan iPhone tersebut di laman istagram.

Untuk mendapatkan telefon berkenaan, beliau membuat enam kali transaksi kepada dua akaun yang diberikan suspek kononnya untuk pelbagai tujuan sehingga menjadi jumlah keseluruhan RM22,750.

Namun suspek masih lagi meminta mangsa membuat bayaran, tetapi lelaki itu tiada wang lagi sebelum membuat laporan polis di Balai Polis Kuantan.

Rugi RM22,750 angkara iPhone 11
Pautan : 
https://www.hmetro.com.my/mutakhir/2020/06/584629/rugi-rm22750-angkara-iphone-11

21 Feb 2020

mIRC masih wujud lagi??

Secara ringkasnya adik-adik, ni lah whatsap, wechat, skype,dan seangkatan dengannya  pada zaman muda ayah, ibu, datuk dan nenek kamu suatu masa dulu. hahaa..tak caya ko tanya diorang. 
Tersipu-sipu diorang mengenang zaman kegemilangan mIRC.

Harini member lama posting di Facebook beliau, ia menarik perhatian saya untuk berkongsi dengan generasi Y, Z dan Alpha (huraian kategori generasi di posting berikutnya yer) yang lahir selepas telefon pintar (smartphone) mula dikeluarkan dan digunapakai secara meluas.